RAMADHAN S.SOS DESAK GERINDRA EVALUASI AHMAD TARIDI, SOROT LEMAHNYA PENGAWASAN DPRD KAMPAR

Jumat, 03 April 2026 | 16:48:14 WIB

ETALASENEWS.COM — Kritik terhadap kepemimpinan DPRD Kabupaten Kampar kian menguat dan kini dikaitkan langsung dengan kinerja pemerintah daerah yang dinilai lamban dan kurang produktif. Sorotan ini disampaikan oleh Ramadhan S.Sos yang menilai lemahnya fungsi kontrol legislatif berdampak serius terhadap jalannya pemerintahan.

Ramadhan secara tegas menyoroti Ketua DPRD Kampar, Ahmad Taridi, yang dinilai belum mampu mengelaborasi dan menyinergikan peran anggota dewan secara optimal. Akibatnya, fungsi pengawasan terhadap eksekutif melemah dan tidak memberikan tekanan yang cukup agar pemerintah daerah bergerak cepat dan tepat sasaran.

Menurutnya, kondisi ini berimplikasi langsung pada kinerja Pemerintah Kabupaten Kampar yang kini dipandang lamban serta minim produktivitas dalam menyelesaikan berbagai persoalan publik. Bahkan, sejumlah kebijakan dan penggunaan anggaran daerah mulai menuai tanda tanya di tengah masyarakat.

Beberapa kejanggalan yang mencuat antara lain besarnya alokasi anggaran makan dan minum di lingkungan pemerintah daerah yang dinilai tidak proporsional di tengah tuntutan efisiensi. Selain itu, pengadaan mobil dinas mewah untuk Bupati Kampar juga menjadi sorotan karena dianggap tidak sensitif terhadap kondisi keuangan daerah dan kebutuhan prioritas masyarakat.

Tak hanya itu, dinamika internal di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk kisruh di tingkat kepala dinas, turut memperkuat persepsi publik bahwa manajemen pemerintahan belum berjalan solid dan profesional. Situasi ini dinilai semakin memperlihatkan lemahnya pengawasan dan kontrol dari DPRD sebagai lembaga legislatif.

“Ketika DPRD tidak solid dan fungsi kontrol melemah, maka pemerintah daerah tidak memiliki dorongan kuat untuk bekerja maksimal. Ini yang menyebabkan berbagai persoalan dibiarkan berlarut,” ujar Ramadhan.

Ia menegaskan bahwa DPRD seharusnya hadir sebagai pengawas aktif sekaligus penyeimbang kekuasaan. Namun jika justru terjebak dalam persoalan internal, maka dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat dalam bentuk lambannya pelayanan dan tersendatnya pembangunan.

Lebih jauh, Ramadhan mendorong Partai Gerindra sebagai partai pengusung Ketua DPRD Kampar untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh. Ia bahkan menilai pergantian pimpinan dapat menjadi langkah strategis guna memulihkan kinerja lembaga legislatif dan memperkuat fungsi pengawasan.

“Jika tidak ada perubahan di DPRD, maka sulit berharap Pemda bisa bergerak lebih cepat dan produktif. Persoalan ini saling berkaitan dan harus dibenahi secara serius,” tegasnya.

Situasi ini menjadi peringatan keras bagi seluruh pemangku kepentingan di Kampar. Publik kini menanti langkah konkret untuk memperbaiki sinergi antara legislatif dan eksekutif, serta memastikan pengelolaan anggaran dan kebijakan daerah benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari Ahmad Taridi maupun pihak Gerindra terkait kritik dan berbagai sorotan tersebut.

---

Catatan kaki: Ditulis oleh Wartawan Etalasenews — Sumber: Tim Redaksi etalasenews.com

#EtalaseNews #Kampar #DPRDKampar #PemdaKampar #AhmadTaridi #RamadhanSSos #Gerindra #KritikPublik #APBDKampar #TransparansiAnggaran #RiauNews

Terkini